Selamat Datang di SD Negeri 3 Bayu

Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) SDN 3 Bayu
Tahun Pembelajaran 2011-2012

SDN 3 Bayu siap menerima dan mendidik anak-anak bangsa menghantarkan menjadi manusia yang cerdas & berakhlakul karimah, untuk menyongsong masa depan.

Senin, 18 Juli 2011

contoh proposal PTK PLPG


BAB I
PENDAHULUAN


1.1       Latar Belakang Masalah
            Motivasi belajar siswa untuk mata pelajaran PKN tergolong masih rendah hal ini disebabkan para siswa tidak tertarik pada model pembelajaran dan guru kurang melibatkan siswa dalam pelaksanaan PBM yang pada gilirannya akan mengakibatkan prestasi belajar siswa rendah, pada situasi seperti ini guru harus menyadari dan mencari cara untuk memperbaiki cara mengajarnya agar siswa termotivasi untuk mengikuti PBM. Berdasarkan refleksi diri guru menemukan cara penggunaan yang cocok yaitu metode mengajar DEMONSTRASI. Pada metode ini guru melibatkan siswa dalam PBM dengan cara mendemontrasikan materi pelajaran yang diberikan.

1.2       Rumusan Masalah
            Berdasarkan permasalahan di kelas V pada mata pelajaran PKN, maka dalam penelitian ini rumusan masalah yang diangkat adalah :
“Bagaimanakah penerapan metode mengajar demontrasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di SDN 1 Songgon  Banyuwangi pada mata pelajaran PKN”

1.3       Tujuan Perbaikan Pembelajaran
1. Mendiskripsikan  penggunaan  metode  demontrasi  untuk  meningkatkan   motivasi             
                belajar siswa pada mata pelajaran PKn.
2. Mendiskripsikan    dampak    penggunaan    metode    belajar   demontrasi   terhadap    
                Peningkatan motivasi belajar siswa.

1.4       Manfaat Penelitian
1. Bagi Guru
    Sebagai pedoman untuk meningkatkan motvasi belajar siswa.


1
2. Bagi Sekolah
    Mampu meningkatkan prestasi belajar siswa
3. Bagi Siswa
    Dapat mendorong motivasi belajar siswa untuk mengikuti proses pembelajaran.


















2
BAB II
KAJIAN PUSTAKA



2.1       Metode Mengajar
            Merupakan cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah          ditetapkan.

2.2       Metode Demontrasi
            Adalah metode mengajar yang dilakukan guru dengan menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian dengan memperlihatkan bagaimana proses           pembentukan pada para siswa.

2.3       Motivasi Belajar
            Merupakan peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar karena dengan motivasi belajar yang tinggi siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar dan tujuan pebelajaran dapat dicapai dengan mudah.

2.4       Kaitan Metode Demontrasi dengan Motivasi Belajar
            Bahwa dengan metode demontrasi siswa menjadi lebih mudah menerima dan mencerna materi PKn kelas V yang diajarkan oleh guru.







3
BAB III
METODE PENELITIAN


3.1       Subjek Penelitian
3.1.1    Tempat Penelitian
Penelitian tindakan kelas dilakukan di SDN 1 Songgon  Kabupaten Banyuwangi. Karena tempat ini merupakan tempat mengajar peneliti.
3.1.2    Waktu Penelitian
Penelitian  dilakukan  pada  semester  II tepatnya pada tanggal 5 Juli 2011 dan tanggal    7 Juli 2011  untuk  siklus I  dan  pertemuan  ke I  dan  ke II sedangkan  untuk  siklus II dilakukan pada tanggal 12 Juli 2011 untuk pertemuan I dan tanggal 14 Juli 2011 untuk pertemuan II.
3.1.3    Mata Pelajaran
Mata pelajaran yang digunakan sebagai obyek penelitian adalah mata pelajaran PKn, materi          pokok Bangga Sebagai Bangsa Indonesia.
3.1.4    Kelas dan Karakteristik Siswa
Jumlah  siswa  yang  ada  pada  kelas V SDN  1 Songgon   Kabupaten  Banyuwangi      21 orang siswa dengan karakteristik :
            a. Jenis kelamin.
               10 orang  siswa  berjenis  kelamin  laki - laki   dan 11 orang  siswa  berjenis  
                kelamin perempuan.
            b. Karakteristik berdasarkan agama.
                Seluruh siswa kelas V SDN 1 Songgon  Kabupaten  Banyuwangi  beragama      
                Islam.




4
c. Karekteristik berdasarkan status sosial dan ekonomi.
                Status sosial menengah kebawah dan 85% mata pencarianpetani serta 15%             menengah keatas dengan mata pencarian sebagai PNS dan pengusaha.
3.2       Definisi Operasional Variabel
3.2.1    Metode Demontrasi
            Bagaimanakah   guru   mendemontrasikan   dalam   PBM   terhadap   materi  yang disampaikan                                                      

3.2.2    Motivasi Belajar Siswa
            Bagaimanakah  semangat  belajar  siswa  yang  ditunjukan  dengan   memperhatikan          dengan serius saat PBM, mencatat materi, bertanya, menjawab
3.3       Desain dan Rancangan Penelitian
           
Penelitian  ini  menggunakan  Penelitian Tindakan  Kelas (PTK).  Adapun siklus dari tahap-tahap PTK dapat dilihat pada gambar berikut :







PERENCANAAN

 




TINDAKAN

 


OBSERVASI

 


REFLEKSI

 




 















5
Penjelasan gambar diatas :
1.   Perencanaan
            Yaitu merumuskan masalah, menentukan tujuan dan metode penelitian serta
 membuat rencana tindakan.
2.   Tindakan
            Merupakan upaya yang dilakukan untuk memperbaiki masalah yang  terjadi.
3. Observasi
            Untuk mengamati hasil atau dampak tindakan terhadap PBM.
4. Refleksi
            Mengkaji dan mempertimbangkan hasil atau dampak tindakan terhadap PBM.

3.4       Diskripsi Per Siklus
3.4.1    Siklus I
a. Perencanaan
    Meliputi :
    - Merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam PBM .
    - Menyusun rencana pembelajaran serta menetapkan SK, KD.
    - Memilih bahan pembelajaran dan pembelajaran menentukan sekenario    
                  pembelelajaran.
                - Menyusun lembar kerja siswa untuk masing-masing kelompok.
     - Menyusun format observasi pembelajaran dan bahan evaluasi.
            b. Pelaksanaan            
    - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
                - Guru memotivasi siswa
                - Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok.
    - Guru membahas hasil demo yang dilakukan.
    - Guru meminta siswa mengerjakan tugas baik individu maupun kelompok
    - Guru memeriksa hasil pekerjaan siswa dan           memberi umpan balik
c. Observasi
            Observasi  pembelajaran  dilakukan  oleh  observer,  apabila  ada  hambatan  akan dilakukan perbaikan.


6
d. Refleksi
                Mengkaji ulang untuk mengetahui kekurangan yang ada pada siklus I dan
                digunakan untuk menentukan perbaikan di silkus II

3.4.2    Siklus II
            Melakukan perencanaan ulang sesuai dengan kekurangan dan kelemahan yang terjadi        di siklus I sehingga tidak terulang di siklus II. Dengan tahapan sebagai berikut :
            a. Perencanaan
                - Merencanakan Pembelajaran diterapkan dengan berdiskusi teman sejawat.
                - Menyusun rencana pembelajaran dan menetapkan SK,KD.
                - Memilih bahan pembelajaran dan sekenario yang sesuai
                - Menyusun lembar kerja siswa
                - Menyiapkan alat evaluasi
            b. Pelaksanaan
               - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
               - Guru memotivasi siswa
               - Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok
               - Guru membahas hasil demo yang dilakukan
               - Guru meminta siswa mengerjakan tugas baik individu maupun kelompok
               - Guru memeriksa hasil pekerjaan siswa dan memberi umpan balik           
c. Observasi
    Mengamati PBM untuk mengetahui siswa terhadap kekurangan di siklus
d. Refleksi
    Merupakan hasil akhir dari kegiatan berdasarkan observasi guru sudah
    membuahkan hasil yang maksimal sehingga disimpulkan metode pembelajaran
    demontrasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa atau sebaliknya jika tidak   
    mencapai hasil maksimal maka penelitian dihentikan pada siklus II dengan   
    kesimpulan metode pembelajaran demontrasi tidak dapat digunakan meningkatkan
    motivasi belajar siswa




7
DAFTAR BACAAN


Anggono, Toha, 2007. Metode Peneltian. Jakarta: Universitas Terbuka

Arikunto, S. 1998. Prosedur penelitian suatu Pendekatan Praktek, Jakarta : Rineka Cipta

Depdiknas, 2006. Kurikulum Tingkat Satuab Pendidikan, Jakarta : Dirjen Dikdasmen

























JUDUL PROPOSAL

PENERAPAN METODE DEMONTRASI
UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
MATA PELAJARAN PKN KELAS V
DI SDN SONGGON I BANYUWANGI
TAHUN AJARAN 2010/2011


 
















Oleh
..........................................
No. ................................................



PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU
FAKULAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER RAYON 116
TAHUN 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar